Pink Rose Hand Bouquet

Selamat hari blog Nasional! Biar telat yang penting ngucapin! Sepertinya bulan ini bakal banyak absen ngeblog T_T

flanel, pink rose, felt


Ya mau gimana lagi. Kerjaan lagi banyak yang mana merupakan kewajiban. Jadi harus dijalani dan disyukuri. Dari pada nggak ada kerjaan kan?

Belakangan ini sebenarnya lagi kangen. Kangen banget! Kangennya bukan ke orang. Tapi lebih ke kerajinan tangan flanel.  Awal mula dari iseng. Suka jahit, suka nempel-nempel. Tapi bingung mau kreasi apa. Mulai browsing-browsing dan malah jatuh cinta sama kerajinan flanel ini.

flanel, pink rose, felt

Dari semua kreasi yang dihasilkan, bouquetmawar pink satu ini bikin kesemsem. Karena selain pengerjaannya mesti sabar. Harus buat bulatan dulu satu-satu lalu digunting-guting, digulung-gulung, terus kasih mote ditengahnya dengan cara dijahit. Tergantung seleralah. Aku pernah buat mawar kecil yang tengahnya juga dipakein mote di sini sewaktu ikut lomba bikin birthday card dalam rangka ulang tahun Etude House ke-6.
flanel, pink rose, felt
Caranya pun sebenernya amatlah mudah. Hasil iseng waktu itu ketemu step by step-nya di blog mbak Novi dan ini. Gampang kok buatnya. Asal niat sama mau telaten. Nih penampakan foto lain si bouquet mawar pink. Cakep nggak? Kalau mau lihat karya lainnya, monggo lho cek fanpage di sini. Kalau mau di-LIKE, aku lebih happy lagi! ^O^

Sampai ketemu dipost selanjutnya ya… xoxo

Today a reader, tomorrow a leader.
A good readers live a comment here ^ ^
I always try to reply your comment and visit back to your blog/website.
So, keep coming back and we can be a friend xoxo

8 thoughts on “Pink Rose Hand Bouquet

  1. Ari Tunsa says:

    wah hobinya sama dengan istri saya 😀 dlu liat di mbak novi, trnyata dapat istri yang sama hobinya 😀

  2. sutrimo says:

    jujur mbak walopun nyong anak laki2 seneng juga dengan hal2yang berkaitan dengan kerajinan tangan nggak terkecuali krajinan kain flanel… eh ngomong2 jaitnya itu pake jarum tangan kan?

  3. Elnienesia Meirinza Putri Dewa says:

    makasih ya, mbak Wardah. Ini juga masih belajar-belajar hasil dari BW sana-sini ^ ^

  4. Elnienesia Meirinza Putri Dewa says:

    Hi mas Sutrimo… terima kasih ya sudah mampir kemari! Salam kenaaall… ^O^
    Kalau menurutku ya, kerajinan tangan maupun memasak tidak ada genderisasi. Karena aku rasa semua org memiliki kesempatan yang sama untuk bisa dan boleh belajar.
    Jaitnya semua pakai jaitan tangan kok. Kecuali untuk bawahnya yang cokelat, aku campur pakai mesin 🙂

  5. Elnienesia Meirinza Putri Dewa says:

    Waaahhh… aku dikunjungi blogger hits… *minder*
    Makasih mas Ari sudah mampir ya. Salam kenal juga….
    Kebetulan memang aku suka bikin. Abis lucu dan kyknya cakep juga buat hiasan sana-i. Emang blognya mbak Novi itu legend banget ya ^ ^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.