APA KABAR?
HOW ARE YOU TODAY?
COMO ESTA?
PEHEA KOE?
pertanyaan standar tapi berdampak besar untuk sebagian orang.
Can I tell you a story?
My best friend’s father was sick quite bad last week
My best friend’s mother passed away after 2.5 years in coma
My old friend colleague’s husband was in coma cause of rare disease: Guillain Barre Syndrome and her son gets paraplegia
Apa itu Guillain Barre Syndrome? Sila googling ya ^ ^
Pagi ini, aku menanyakan kabar teman aku, “mbak, kamu apa kabarnya?” Because as I know, she’s one of the strongest woman that I’ve known.
Aku yakin di sana baru saja selesai sholat subuh.
Dan dia pun menjawab, “Ya, ampun senang banget pagi-pagi dapat wa dari kamu ditanyain kabar. Aku baik, El. Aku lagi merenung. Aku lagi mau cari kerja.”
Bergulirlah chatting demi chat menanyakan kabar anak-anak, what she’s been up to this past few weeks since last time we chat. Hingga akhirnya aku mengatakan, “maaf ya, mbak aku mau mau nanya. Nggak maksud bikin kamu sedih-sedih. Gimana perkembangan suamimu?”
Karena aku berasa nggak enak menanyakan keadaan suaminya yang koma sudah hampir 2 bulan. Bukan hanya untuk memenuhi rasa haus ingin tahu. Tapi memang aku berharap ada kabar baik. Walau sebenarnya hati kecil aku takut. Tidak siap kalau-kalau berita buruk yang akan aku terima.
Surprisingly dia jawab, “sekarang mas Widhi lagi belajar duduk, El.”
It’s terrific news for me! Her husband finally woken up a week ago after coma.
Ada perasaan hangat mengalir dalam hati saya. Only a simple question of ‘Apa kabar?’ can give a big impact for someone else. Begitu pun ketika seorang teman sekaligus kolega di tempat kerja 7 tahun lalu menanyakan, apa kabarnya, El? I feel overwhelming. Pertanyaan sederhana itu begitu hangat bagi saya. Karena saya merasa diperhatikan, dipedulikan tanpa ada agenda lain dibalik pertanyaan ‘APA KABAR?’ oleh teman lama yang terkadang kita sendiri pun lupa menanyakan kabar mereka.
Atau pun jeleknya, ‘Ah… paling dia juga nggak inget gue!’ Then it’s like push my restart button. I start asking my friends, my close friends, even friends who even soooo long time never met or chat with simple question: apa kabarnya?
Terkadang kita harus menepis pikiran buruk untuk memulai menanyakan ‘Apa kabar?’ Karena kita nggak akan tahu pertanyaan sederhana tersebut bisa membuat orang merasa bahagia.
Jadi…
Apa kabar kamu hari ini?
Sudah menanyakan, ‘Apa kabar?’ pagi ini ke orang-orang yang kamu kenal?




i'm good! and you?
Baaaiiikkkkk… kamu apa kabarnya, mbak? Lama tak bersua ^ ^
Iya, kak dulu aku sering begitu.. chat temen2 lama yg gak tau kabar. Emang maksudnya cuma ngarep chat akrab2 aja.. eh yha keseringan dijawab seperlunya aja dan serasa aku jadi pewawancara *wkwkw lantas aku jadi ga semangat deh hhaha.. baper
kamu ngga pulang2 sih :)))
Hai,kamu disana , apa kabar ? Aku harap kamu baik2 saja. Jangan rindu , rindu itu berat. Biar aku saja ��